TANYA JAWAB
Bagaimana caranya mendaftar?
  1. Mengetahui secara Jelas Program BachelorVorbereitung ( Persiapan S1 ) di Jerman.
  2. Mengisi Formulir Pendaftaran dikirim melalui email ke mediaedukasiinternasional@gmail.com dan CC email ke mayloneirene@gmail.com setelah diisi.
  3. Melakukan Pembayaran Pendaftaran sebesar Rp. 7.700.000 dari Total Program (DP 1). Setelah melakukan pendaftaran:
    1. Wali/Orang Tua/Siswa mentandatangani Kontrak yang telah dipelajari terlebih dahulu
    2. Siswa mengikuti Medical Check Up dari Media Edukasi Internasional,
    3. Siswa mengikuti Psikotest (Waktu ditentukan oleh Media Edukasi Internasional),
    4. 14 Hari Kerja Siswa mengikut Konsultasi Hasil Psikotest dengan Psikolog dan Ketua Akademik Media Edukasi Internasional,
    5. Pengumpulan Dokumen dibulan Juni
    6. Pelunasan Biaya Program
    7. Siswa mengikuti Program yang telah ditentukan (Winter : Oktober; Sommer: April).
Bagaimana Cara Pendaftaran PGM (People get Member) / MGM (Member Get Member)?

  1. Mengisi Form data base yang telah disediakan di website Media Edukasi Internasional
  2. Masukkan nama calon peserta yang anda referensikan dalam kolom NAMA
  3. Masukkan biodata diri anda dalam kolom pesan:
    *Biodata diisi sebagai berikut:
    Nama :
    Email :
    No. Telp/HP :
    Asal SMA/SMK/Universitas/Institusi :
  4. Dalam waktu max. 3 x 24 jam anda akan menerima kode PGM (People Get Member) / MGM (Member Get Member) melalui email.
  5. Pihak Media Edukasi Internasional akan memberikan konfirmasi status calon peserta via email:
    1. Status Siswa Jadi Mendaftar
      Notes: Jika calon peserta melakukan pembayaran maka pihak Media Edukasi Internasional akan melakukan konfirmasi reward sebesar Rp. 500.000,0 via email.
    2. Status Suswa Pending Mendaftar
    3. Status Siswa Tidak jadi Mendaftar

Apa itu Culture Shock?

  1. Fase honeymoon
    Kamu sedang terkagum-kagum dengan tempat barumu. Kamu Menikmati semuanya dan tidak menyesal meninggalkan tempat lama kamu.
  2. Fase critical
    Kamu mulai merasa ada hal-hal yang menurutmu tidak benar di tempat tersebut. Kamu mulai mudah mengeluh, ragu-ragu dan suka menghakimi. Kamu mulai ‘sadar’ terhadap masalah-masalah yang mengikuti proses adaptasimu. Fase ini bisa diasosiasikan dengan culture shock.
  3. Fase penyesuaian
    Kamu mulai merasa sebagai bagian dari lingkungan barumu, mulai melakukan tindakan-tindakan positif untuk memperbaiki masalah yang kamu hadapi. Akhirnya kamu sadar, after all, things aren’t so bad.
  4. Fase adaptasi
    Kamu mulai bisa menghargai budaya tempat kamu tinggal, mulai mengadaptasi kebiasaan setempat dalam hidup sehari-hari dan telah menyesuaikan diri dengan hidup barumu.
  5. Fase re-entry
    Bisa disebut reverse culture shock, adalah shock budaya saat kamu kembali ke negara asalmu.

Berhubung setiap orang akan merasakan hal yang sama, sebaiknya cepatlah beradaptasi dan lakukan hal-hal yang positif selama kamu di negara lain, ambillah hal-hal positif selama di negara lain, ambillah hal-hal positif yang ada di negara lain tersebut, eshingga dapat memperkaya dirimu dan membuatmu jadi lebih baik lagi.

Silahkan mengunduh PDF untuk informasi lebih lengkap disini

Bagaimana akomodasi/tempat tinggal bagi peserta program?

  1. Asrama
    Asrama adalah tempat tinggal yang dikelola oleh kampus atau universitas. Biasanya, asrama memiliki beberapa fasilitas yang mendukung kegiatan belajar, seperti perpustakaan, ruang komputer, ruang musik, dan sebagainya. Selain itu, asrama juga memiliki pelayanan konsultasi studi dan konseling pribadi. Banyak pelajar memiliki minat yang tinggi untuk tinggal di asrama karena jaraknya yang dekat dengan kampus atau universitas. Tidak jarang asrama selalu penuh, sehingga, bagi mereka yang terlambat mendaftar, harus mencari tempat tinggal di luar kampus.
  2. Apartemen khusus pelajar
    Apartemen biasanya memiliki desain yang cukup modern, dimana 1 unit apartemen akan dimiliki dan diurus sendiri oleh pelajar. Sebuah apartemen juga memiliki ruang publik yang terbuka untuk seluruh penghuni, seperti kolam renang, tempat fitness, dan sebagainya. Pengelola apartemen biasanya mengadakan acara bersama untuk para penghuni. Ada beberapa jenis unit yang ditawarkan, yaitu tipe studio, satu kamar, dua kamar, dsb. Ada beberapa apartemen yang sudah dilengkapi dengan perabotan, tetapi ada juga beberapa yang harus dilengkapi sendiri oleh pemilik.
  3. Hostel Pelajar (1 kamar)
    Menyewa sebuah kamar hostel adalah pilihan yang cukup murah. Di hostel, pelajar dapat menyewa 1 kamar (biasanya tidak terlalu besar) dan berbagi kamar mandi dengan penghuni yang lain. Pemilik hostel juga sering mengadakan acara kebersamaan untuk para penghuni.
  4. Shared house
    Pelajar dapat menyewa sebuah rumah dari agen real estate. Mereka bersama temannya dapat menyewa rumah yang sudah dirancang menjadi shared house atau menyewa rumah biasa dan menjadikannya shared house. Biasanya penyewa harus menyediakan perabotannya sendiri dan mengurus segala pengeluaran. Para penyewa dapat saling berbagi dalam membayar biaya-biaya perawatan, listrik, dll. Beberapa rumah memiliki halaman dan taman yang juga harus dirawat oleh penyewa. Satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menyewa rumah bersama teman adalah adanya kecocokan satu sama lain. Shared house biasanya tidak terletak di tengah kota dan ukurannya lebih luas dibandingkan apartemen.
  5. Homestay
    Jika pelajar memilih homestay sebagai tempat tinggal, pelajar akan hidup dengan sebuah keluarga lokal dengan menyewa satu kamar dalam rumah mereka. Homestay adalah salah satu pilihan terbaik untuk pelajar internasional yang baru pertama kali ke negara tersebut. Mereka dapat belajar dan lebih mengenal budaya setempat serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Beberapa pelajar lebih memilih tinggal di homestay dalam waktu yang lama (sampai mereka lulus) daripada tinggal sendirian di apartemen, karena mereka mendapatkan perhatian yang sangat baik dari keluarga pemilik homestay. Ada beberapa pilihan yang biasanya ditawarkan oleh pemilik homestay. Pertama adalah part-board atau menyewa kamar saja. Kedua adalah full-board atau menyewa kamar dan juga mendapatkan makan dalam homestay. Ketiga adalah board in exchange atau menyewa kamar dan sebagai gantinya mengerjakan tugas rumah tangga, seperti membersihkan rumah, mengurus anak, dsb.

NB : Masing-masing sekolah/institusi memiliki pilihan akomodasi dan peraturan yang berbeda-beda. Kami sangat menyarankan untuk mengikuti pilihan akomodasi yang diberikan oleh sekolah/ institusi.

Silahkan mengunduh PDF untuk informasi lebih lengkap disini

Apa saja barang / perlengkapan yang perlu dibawa?

  1. Baju
    Bawa secukupnya saja, untuk seterusnya dapat dibeli di negara tujuan. Pada musim semi, pakaian tropis sudah cukup memadai, tetapi sweater/jaket tipis kadang juga diperlukan untuk malam hari. Pakaian hangat termasuk mantel atau jaket, perlu dikenakan, khususnya di daerah kanada,Jerman, Amerika bagian utara, Inggris, Swiss, China bagian utara, dan Australia bagian selatan pada musim dingin. Untuk sehari-hari, kenakan pakaian sederhana yang nyaman seperti jeans dan kemeja atau baju kaos. Tapi ada bebera sekolah yang menyediakan seragam untuk digunakan sehari-sehari.
  2. Uang
    Bawa uang tunai secukupnya saja, setelah sampai di negara tujuan, dapat menukarkannya lagi di bank atau money changer atau di airport. Bisa juga membawa bank draft/cek, terutama bagi pelajar yang menyewa akomodasi di liar kampus, biasanya ada biaya awal yang perlu dibayar, seperti bond (jaminan), uang sewa 4 minggu pertama yang dibayar di muka serta biaya penyambungan saluran listrik, telepon dan gas (jika perlu)
  3. Peralatan elektronik sehari-hari
    Terutama bagi pelajar yang tidak tinggal di asrama kampus atau homestay, membutuhkan peralatan elektronik seperti rice cooker kecil. Harga barang elektronik di masing-masing negara tidaklah sama. Cari tahulah sebelum kalian berangkat, jadi tahu apa saja yang kira-kira dibutuhkan apakah sudah tersedia atau belum di tempat tinggal yang akan kalian tempati di sana.

Silahkan mengunduh PDF untuk informasi lebih lengkap disini

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap silahkan mengisi form berikut:
Nama
Alamat
Email
Nomor Telepon
Pendidikan
Nama Asal Sekolah / Universitas / Institusi
Negara
Pesan